Kerajinan Kaki Guci Medayu, Bertahan di Tengah Persaingan Produk Pabrikan

1736
views
Kerajinan Kaki Guci

DoWisataKerajinan kaki guci atau tatakan guci di Desa Medayu, Kecamatan Wanadadi, Banjarnegara, menjadi salah satu sumber pendapatan warga desa setempat. Di desa ini, lebih dari sepuluh orang yang menekuni usaha kerajinan ini sejak sekitar lima belas tahun yang lalu.

Istilah kaki guci berawal dari produk mereka yang digunakan sebagai tatakan guci (tempat air mineral), yang menggunakan bahan kayu keras lokal. Pada perkembangannya, mereka tidak hanya memproduski kaki guci, tetapi juga tatakan dispenser, tatakan rice cooker dengan bermacam bentuk.

Usaha kerajinan ini telah merekrut banyak tenaga kerja dari warga setempat. Sedangkan untuk pemasaran, mereka masih mengadalkan pelanggan dari kota-kota sekitar Banjarnegara. Namun, tidak sedikit perajin yang mampu memasarkan produk ini hingga ke kota-kota besar di Indonesia.

Advertisement

Kerajinan Kaki GuciSalah seorang perajin di Desa Medayu, Basri, mengaku dapat memproduksi kaki guci gingga 1.000 unit per bulan, dengan harga bervariasi, mulai dari Rp. 25 ribu hingga Rp. 75 ribu, tergantung modelnya. Ia mempekerjakan delapan orang untuk memproduksi kerajinan tersebut.

Meski saat ini banyak beredar produk pabrikan dengan fungsi yang sama, namun ia mengaku optimis, bahwa kerajinan yang dibuatnya dengan bahan kayu ini masih lebih banyak peminatnya. Ia mengatakan bahwa konsumennya yang banyak selama ini berasal dari Cirebon, Brebes, Tegal, Pekalongan dan Pemalang.

Anda tertarik untuk memiliki produk kaki guci dari Desa Medayu? silahkan menghubungi nomor berikut 085740579913. (gl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here