Komunitas Trail Purbalingga Gelar Soedirman Trail Adventure 2017

222
views
Komunitas Trail Gelar Soedirman Trail Adventure 2017
Soedirman Trail Adventure 2017

Dowisata – Komunitas Trail Purbalingga menggelar Soedirman Trail Adventure (STA) 2017, Minggu (09/07/2017).

Kegiatan tersebut mengambil start dan finish di Monumen Tempat Lahir (MTL) Jenderal Soedirman, Desa Bodaskarangjati Kecamatan Rembang.

Ketua Panitia Penyelenggara STA 2017 Idrus Asjasmara, mengatakan, dari target 800 peserta, membludak menjadi lebih dari 1.500 peserta baik peserta lokal maupun dari luar daerah.

Tercatat peserta STA 2017 paling jauh datang dari Kalimantan Selatan dan Sulawesi, dan terbanyak adalah Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Gelaran STA 2017 ini sekaligus juga mengenalkan tempat kelahiran Jenderal Besar Soedirman, dengan mengambil rute yang mencakup dua Kecamatan yaitu Kecamatan Rembang dan Kecamatan Karangmoncol sejauh 52 kilometer.

Hadiah satu unit mobil, serta 3 unit motor disediakan bagi para peserta Soedirman Trail Adventure 2017 dan berbagai doorprize menarik lainnya. Hadiah satu ekor sapi juga diberikan oleh Bupati Purbalingga, Tasdi.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini untuk menggaungkan Kecamatan Rembang sebagai bumi kelahiran Jenderal Besar Soedirman. Kita sebagai generasi penerus wajib meneladani kiprahnya, dan saya bertekad membangun Rembang menjadi kota keempat di Kabupaten Purbalingga,” kata Bupati Tasdi.

Even ini juga mendapat apresiasi positif dari masyarakat, apalagi rutenya juga melalui jalan umum sehingga masyarakat secara langsung dapat menyaksikannya.

“Kami senang ada balapan seperti ini, selain rame, jadi hiburan gratis yang bisa dinikmati siapa saja, bagi yang berjualan juga laris karena banyak penontonnya, juga bangga, tempat lahir asli Jenderal Soedirman menjadi terkenal dimana-mana,” kata Sugiyarto.

Baca juga: Biro Wisata Pasarkan Negeri Seribu Curug

Salah seorang peserta, anggota komunitas trail dari Banjarpatoman Jawa Barat, Budi, menyayangkan tidak tersedianya layanan home stay yang sangat dibutuhkan bagi peserta dari luar kota seperti dirinya.

Budi menuturkan, keberadaan tempat istirahat bagi peserta adalah penting mengingat sebelum mengikuti kegiatan, peserta dari luar kota tentu butuh istirahat memulihkan stamina setelah melakukan perjalanan jauh dari tempat asal menuju arena kegiatan.

“Saya kira kedepan, penyelenggara juga harus mempersiapkan segala kebutuhan peserta khususnya bagi peserta dari luar kota, utamanya ketersediaan tempat istirahat, dan tentunya hal ini akan menjadikan masyarakat di sekitar arena kegiatan mendapat keuntungan dengan terlibat secara langsung menyediakan layanan tempat istirahat bagi peserta luar kota yang membutuhkan,” kata Budi. (DW01)

Our Reader Score
[Total: 0 Average: 0]
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here