Tingkatkan Sektor Wisata Kuliner, Owabong Dirikan Pusat Oleh-oleh Bale Agung

63
views
Tingkatkan Sektor Wisata Kuliner, Owabong Dirikan Pusat Oleh-oleh Bale Agung
Produk kuliner yang dijajakan di Pusat Oleh-oleh Bale Agung

DoWisata – Direktur PD Owabong, Hartono, meresmikan Pusat Oleh-oleh khas Purbalingga Bale Agung, di Rumah Makan Bale Apoeng Purbalingga, Sabtu (15/12/2018).

Pusat oleh-oleh ini diharapkan mampu meningkatkan ketertarikan wisatawan, khususnya di sektor wisata kuliner dan UMKM.

“Ironi rasanya, banyak wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata di Purbalingga, mereka beli oleh-olehnya di Sokaraja. Oleh karena itu dengan Bale Agung ini diharapkan sebagai sarana promosi dan penjualan produk-produk khas Purbalingga,” kata Hartono.

Ia melanjutkan, di Bale Agung masih menyediakan space untuk para pelaku UMKM Purbalingga yang mau memajang produknya di pusat oleh-oleh tersebut.

“Sementara ini baru ada 35 pelaku UMKM yang bermitra dengan kami, kami tentunya masih menyediakan space bagi para pelaku UMKM untuk mengisi produknya di sini agar dapat terjangkau wisatawan,” lanjutnya.

“Mohon maaf, Bale Apoeng ini kita ganti namanya menjadi Bale Agung, karena harapannya pusat oleh-oleh ini tidak hanya mengapung, tapi dapat menjadi agung (besar),” kata Hartono.

Ia juga berharap kedepan, Bale Agung dapat bersaing dengan pusat oleh-oleh yang ada di Jogja, Bandung, maupun Bali.

Pusat Oleh-oleh Bale Agung Wadah Promosi Produk Lokal

Plt. Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dalam sambutannya menyambut baik diresmikannya pusat oleh-oleh ini.

Baca juga:  Dawet Ayu Banjarnegara, Segar dan Mengenyangkan

“Ini merupakan kado untuk Kabupaten Purbalingga di Hari Jadi ke 188. Diharapkan pusat oleh-oleh ini dapat menjadi wadah promosi produk-produk lokal dan dapat menjadi sarana pemasaran produk khas Purbalingga,” kata Tiwi.

Selain itu, Tiwi juga berharap para biro wisata dapat mengarahkan para wisatawan yang berkunjung ke Purbalingga untuk dapat singgah di tempat tersebut.

Menurutnya, tempat ini sekaligus dapat menjadi destinasi wisata kuliner, karena selama ini sudah banyak destinasi wisata tetapi belum ada destinasi pusat kuliner.

Lebih lanjut menurut Tiwi, ada faktor 3A yang dapat menentukan suksesnya pariwisata di suatu daerah, yaitu Accessibility, Attractive, dan Amenity.

Accessibility yaitu ketersediaan jalan ke tempat wisata, dimana tempat ini berada di jalan akses menuju ke beberapa destinasi wisata yang ada di Purbalingga.

Kemudian Attractive yaitu bagaimana destinasi wisata yang ada di Purbalingga dapat menarik para wisatawan.

“Terakhir Amenity yaitu ketersediaan sarana pendukung seperti hotel, rumah makan, dan tentunya pusat oleh-oleh seperti di Bale Agung ini,” pungkasnya. (DW01)

Apakah informasi ini bermanfaat?

Mohon klik bintang untuk menilai, terima kasih.

Average rating / 5. Vote count:

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here