Tingkatkan Sektor Wisata Kuliner, Owabong Dirikan Pusat Oleh-oleh Bale Agung

55
views
Tingkatkan Sektor Wisata Kuliner, Owabong Dirikan Pusat Oleh-oleh Bale Agung
Produk kuliner yang dijajakan di Pusat Oleh-oleh Bale Agung

DoWisata – Direktur PD Owabong, Hartono, meresmikan Pusat Oleh-oleh khas Purbalingga Bale Agung, di Rumah Makan Bale Apoeng Purbalingga, Sabtu (15/12/2018).

Pusat oleh-oleh ini diharapkan mampu meningkatkan ketertarikan wisatawan, khususnya di sektor wisata kuliner dan UMKM.

“Ironi rasanya, banyak dari wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata di Purbalingga, mereka beli oleh-olehnya di Sokaraja. Oleh karena itu dengan diresmikannya Bale Agung ini diharapkan dapat sebagai sarana promosi dan penjualan dari produk-produk khas Purbalingga kepada para wisatawan,” kata Hartono.

Ia melanjutkan, di Bale Agung masih menyediakan space untuk para pelaku UMKM Purbalingga yang mau memajang produknya di pusat oleh-oleh tersebut.

“Sementara ini baru ada 35 pelaku UMKM yang bermitra dengan kami, kami tentunya masih menyediakan space bagi para pelaku UMKM untuk mengisi produknya di sini agar dapat terjangkau wisatawan,” lanjutnya.

“Mohon maaf, Bale Apoeng ini kita ganti namanya menjadi Bale Agung, karena harapannya pusat oleh-oleh ini tidak hanya mengapung, tapi dapat menjadi agung (besar) dan dapat sama levelnya bahkan jika bisa menyaingi pusat oleh-oleh yang ada di Jogja, Bandung, maupun Bali,” kata Hartono.

Pusat Oleh-oleh Bale Agung Wadah Promosi Produk Lokal

Plt. Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dalam sambutannya menyambut baik diresmikannya pusat oleh-oleh ini.

“Ini merupakan kado untuk Kabupaten Purbalingga di Hari Jadi ke 188. Diharapkan pusat oleh-oleh ini dapat menjadi wadah promosi produk-produk lokal dan dapat menjadi sarana pemasaran produk khas Purbalingga. Harapannnya para biro wisata dapat mengarahkan para wisatawan yang berkunjung ke Purbalingga untuk dapat singgah di tempat ini,” kata Tiwi.

Menurutnya, tempat ini sekaligus dapat menjadi destinasi wisata kuliner, karena selama ini sudah banyak destinasi wisata tetapi belum ada destinasi pusat kuliner.

Lebih lanjut menurut Tiwi, ada faktor 3A yang dapat menentukan suksesnya pariwisata di suatu daerah, yaitu Accessibility, Attractive, dan Amenity.

Accessibility yaitu ketersediaan jalan ke tempat wisata, dimana tempat ini berada di jalan akses menuju ke beberapa destinasi wisata yang ada di Purbalingga, kemudian Attractive yaitu bagaimana destinasi wisata yang ada di Purbalingga dapat menarik para wisatawan.

“Terakhir Amenity yaitu ketersediaan sarana pendukung seperti hotel, rumah makan, dan tentunya pusat oleh-oleh seperti di Bale Agung ini,” pungkasnya. (DW01)

Our Reader Score
[Total: 1 Average: 5]
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here